KEDIRI - Gagasan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk menghentikan sementara pendaftaran haji (moratorium) dianggap akan berdampak pada jamaah haji.
Menurut Menteri Agama Suryadharma Ali, tidak ada yang harus dikhawatirkan dari moratorium itu. Namun perlu juga diperhitungkan kepentingan Jamaah.
"Tidak ada yang dikhawatirkan, yang perlu diperhitungkan adalah kepentingan jamaah," ujarnya usai acara rapat Pleno dalam Mukernas I PPP di Kediri, Kamis (23/2/2012).
Menurutnya, masalah keberangkatan haji adalah unsur keimanan. Dengan adanya moratorium, nantinya itu malah menghambat niatan seseorang dalam melaksanakan haji. "Jadi kalau haji itu jangan dilihat dari angka, tapi ada unsur keimanan di situ. Kalau dia sudah mendaftar itu mrasa sudah penuh niatnya dan itu ada nilai tersendiri dalam agama," paparnya.
Suryadharma khawatir moratorium yang tidak jelas jangka waktunya akan membuat jamaah berebutan kuota. “Takutnya akan ada perebutan kuota secara besar-besaranan dan hanya orang yang punya duitlah yang pergi haji," tegasnya.
(Insaf Albert Tarigan)