YOGYAKARTA - Ratusan petugas dari Polresta Yogyakarta dan Polda DIY mengawal jalannya sidang dengan terdakwa Ketua Front Pembela Islam (FPI) Yogyakarta Bambang Tedi di Pengadilan Negeri (PN) Yogyakarta.
Polisi yang dilengkapi dengan senjata laras panjang dan anjing pelacak disiagakan mengatisipasi kerusuhan pada sidang hari ini. Pasalnya sidang juga dihadiri massa yang menolak kepemimpinan Bambang Tedi.
Sejak pukul 09.00 WIB, massa yang tidak sejalan dengan Bambang Tedi sudah berada di halaman kantor PN Yogyakarta. Mereka berasal dari beberapa ormas yang mengatasnamakan From Jihat Islam (FJI).
“Kami bukannya tidak suka dengan FPI, hanya oknumnya saja," ujar Koordinator FJI Abdul Rahman di PN Yogyakarta, Selasa (28/2/2012).
Kedatangan sekira 200 orang dari FJI ke PN Yogyakarta, kata dia, juga untuk mengawal dan memberikan perlindungan terhadap korban yang bersaksi dalam persidangan tersebut.
Sementara itu, pintu gerbang masuk halaman kantor PN Kota Yogyakarta dijaga puluhan polisi. Polisi juga berjaga di dalam dan luar ruang sidang.
Sidang sedianya dimulai pukul 09.00 WIB, namun ditunda karena terdakwa belum hadir di PN.
(Dian AF)