CIAMIS - Kereta barang pengangkut batu blast sebanyak 14 gerbong anjlok di KM 287+8/9 arah Manonjaya Tasikmalaya tepatnya di Lingkungan Selagangga, Dusun Desa Kolot, Kelurahan/Kecamatan Ciamis, sekira pukul 19.30 WIB, malam.
Kereta dengan nomor lokomotif CC 2019203 itu, anjlok pada gerbong nomor tiga dan empat. Karena anjlok tepat di tengah jembatan Sungai Selagangga Gayam, sehingga membuat proses evakuasi sempat memakan waktu cukup lama.
Proses evakuasi berlangsung hingga tengah malam. Akibat kereta anjlok, pintu rel kereta yang menjadi perlintasan kendaraan dari arah Ciamis menuju Benteng juga sempat terhalang.
Namun, beberapa saat setelah kejadian, bagian lokomotif, gerbong satu dan dua berhasil di angkut ke arah Tasikmalaya. Akibat anjloknya kereta barang yang dikendalikan masinis Dodo, 36, tersebut ratusan penumpang kereta lain sempat terlantar tertahan di Stasiun Kereta Api (KA) Ciamis.
Salah satunya, ratusan penumpang kereta api Pasundan jurusan Surabaya-Bandung yang terlantar lebih dari empat jam.
Menurut saksi mata Rusmana, 59, warga Lingkungan Selagangga RT03/24 menyebutkan, anjloknya kereta barang tersebut sudah terlihat sejak 100 meter sebelum melintasi pintu palang.
“Saat itu kereta melintas dari arah Banjar menuju Tasikmalaya. Beberapa saat setelah melintasi stasiun, tiba-tiba dari sekitar SMAN 1 Ciamis terlihat percikan api di bawah gerbong kereta barang nomor tiga dan empat. Kereta juga mengeluarkan suara gemuruh sangat keras,” kata Rusmana di lokasi kejadian.
Rusmana menyebutkan, dia bersama warga lain sempat mencoba menghentikan laju kereta. Namun, masinis tidak mengubrisnya karena menganggap bercanda atau mungkin tidak terdengar.
“Setelah itu, kami memberitahukan kepada petugas pintu palang perlintasan di sekitar Gayam. Tidak lama kemudian, kereta berhenti di pintu perlintasan arah benteng dengan posisi dua gerbong anjlok,” papar Rusmana.
Kepala Humas PT KA Daop II Bandung Bambang S Prayitno menyebutkan, kereta barang tersebut berangkat dari Bojong Ciamis dengan tujuan Padalarang Bandung. Sesampai di lokasi tepatnya di KM 287+8/9 kereta anjlok.
“Akibat kereta anjlok perjalanan kereta Pasundan Surabaya-Bandung memang terganggu dan posisinya masih tertahan di Stasiun KA Ciamis,” tandas Bambang.
(Amril Amarullah)