Dikasih Nasi Basi, 200 Guru SMA Sandera Panitia Pelatihan UN

Dion Umbu Ana Lodu, Jurnalis
Rabu 14 Maret 2012 17:00 WIB
Guru di NTT sandera panitia pelatihan UN (Dok: Sindo TV/Dion Umbo Ana Lodu)
Share :

WAINGAPU - Sedikitnya 200 guru dari empat kabupaten di Pulau Sumba, Nusa Tenggara Timur (NTT), yang mengikuti pelatihan penguatan Ujian Nasional (UN) tingkat SMA Rayon VI, melakuan aksi protes dengan menyandera panitia dari Dinas Pendidikan Provinsi NTT di Penginapan Cendana, Waingapu, Kabupaten Sumba Timur.

Semestinya para guru masih harus mengikuti pelatihan, namun karena kesal dengan pelayanan panitia, mereka enggan melanjutkan pelatihan.

Para guru kesal karena selama pelatihan mereka kerap disajikan nasi yang telah basi. Selain itu para guru menilai penginapan yang disediakan tidak pantas dan terkesan perlakuan panitia kepada mereka kurang manusiawi.

“Selain penginapan tidak jelas, kami juga diberi makan nasi kotak basi. Sampai siang ini kami belum makan. Kami juga diberi ganti biaya transportasi yang sangat tidak layak. Masa, saya ini datang dari ujung pedalaman Sumba Barat Daya hanya dikasih ongkos Rp100 ribu?” jelasnya didukung olek sorakan dan nyanyian Hymne Guru oleh rekan-rekannya, Rabu (14/3/2012).

Keluhan yang sama diungkapkan guru asal Kabupaten Sumba Tengah.

“Kami datang ke sini tinggalkan murid-murid untuk mengikuti pelatihan penguatan untuk menyongsong UN. Kami ditumpuk macam ikan pindang dalam satu kamar. Sebagian rekan kami ada yang harus tidur di lantai,” jelasnya.

Para guru menduga ada indikasi ketidaktransparanan panitia tentang anggaran kegiatan.

Sementara itu, Heke Lado, pimpinan panitia dari provinsi mengaku pihaknya hanya diserahi dana sebesar Rp51 juta untuk kegiatan ini.

“Saya hanya diberi dana sebesar Rp51 juta oleh kepala bidang pendidikan SMA provinsi,” jelasnya.

Karena tidak ada kejelasan, para guru sepakat ‘menyandera’ panitia. Para guru hanya akan melepas panitia keluar dari penginapan dan pulang ke provinsi jika ada kejelasan tentang anggaran.

(Dian AF)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya