JAKARTA - Kadiv Humas Polri Irjen Saud Usman Nasution membeberkan bahwa teroris berinisial Cff yang tertangkap di Bandung, beberapa waktu lalu turut serta dalam pembuatan paspor teroris Dulmatin dan Umar Patek. Tidak hanya itu, tersangka juga turut membiayai latihan teroris di Poso dan pembelian beberapa senjata.
Hal itu dikatakan Saud saat ditemui di Mabes Polri Jakarta, Senin (26/3/2012).
Selain itu, Saud menambahkan bahwa Ctr yang tertangkap atas pengembangan penangkapan sebelumnya yaitu Cff dan Hk, terbukti bersama Hk memfasilitasi jaringan Umar Patek dan Dulmatin. Ctr juga memesan senjata api jenis M16 dari salah satu orang yang masih menjadi daftar pencarian orang (DPO).
"Pembelian senjata api M16 kepada salah seorang DPO kita yang kami tak boleh menyebut inisial pun karena ini masih dalam pegembangan kita," ungkap Saud kepada wartawan.
Selain memfasilitasi Umar Patek dan Dulmatin, lanjut Saud, Ctr juga
ikut membantu pelatihan militer di Poso.
"Kemudian juga bersama-sama dengan tersangka Hk di dalam memfasilitasi dan juga membuat dokumen pasport serta membantu menfasilitasi Umar Patek dan Dulmatin. Mereka juga melaksanakan pelatihan militer di Poso, pembuatan bahan peledak termasuk juga untuk penggunaan senjata api," pungkasnya. (sus)
(Ahmad Dani)