JAKARTA - Salah satu pengacara terdakwa kasus suap pembangunan Wisma Atlet Muhammad Nazaruddin, Elsa Syarif menyambangi kantor Kejaksaan Agung (Kejagung). Belum diketahui pasti untuk keperluan apa kedatangan Elza tersebut.
"Eggak ada agenda apa-apa, saya cuma ngurusi surat saya, kasus lama lah itu," ungkap Elsa saat dihubungi wartawan melalui sambungan telepon di kantor Kejagung, Jalan Sultan Hasanuddin, Jaksel, Senin (26/3/2012).
Saat ditanya apakah kunjungannya ke Kejagung terkait dengan kasus Nazar, Elza membantahnya. Menurutnya, sebagai seorang pengacara dirinya tidak hanya mengurusi kasus eks bendahara umum Partai Demokrat itu.
"Ngapain, itu enggak ada kaitannya, urusan Nazar kan urusan KPK. Urusan yang lain, kan lawyer kasusnya banyak. Gimana sih, Kejaksaan Agung enggak ada kaitannya dengan KPK, enggak bisa intervensi, kan mandiri. Curiga banget sih?," cetusnya.
Dia juga mengaku dirinya ingin bertemu dengan Jaksa Agung Basrief Arief yang merupakan teman kuliahnya. Namun rencana tersebut urung dilakukan.
"Jaksa Agung kan teman kuliah saya juga. Iya (silaturahmi juga) sudah lama enggak ketemu staf-stafnya saja, ke TU-nya." sambungnya.
Menurutnya, surat yang ditujukan untuk Jaksa Agung sudah lama dibuat namun belum ada respons. Oleh karena itu, saat ini dia mendatangi Kejagung untuk meminta keterangan mengenai surat tersebut.
"Kasus saya, sudah bikin surat kok enggak ada respon, sudah dua kali saya bikin surat, saya mau ngecek lagi," terangnya.
Namun, Elza enggan memberitahukan perihal surat apa yang saat ini dipertanyakannya ke Kejagung. "Enggak usahlah, masih dalam proses. Bukan orang terkenal juga. Kasus-kasus kecil," pungkasnya.
(Rizka Diputra)