Sikapi Kenaikan BBM, PKS Dikabarkan Pecah

Rudy Hermansyah, Jurnalis
Selasa 27 Maret 2012 17:44 WIB
Share :

MEDAN- Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dikabarkan pecah dalam menyikapi kenaikan harga BBM. Presiden PKS, Luthfi Hasan Ishaaq menegaskan telah menolak kebijakan pemerintah terkait kenaikan harga BBM.

Luthfi mengatakan, PKS mendukung suara dan aspirasi rakyat. "Sikap kita sudah definitif. Kita ikut dengan suara dan aspirasi rakyat," ujar Luthfi dalam rakernas PKS di Medan, Sumatera Utara Selasa (27/3/2012).

Penegasan Luthfi itu, berbanding terbalik dengan pernyataan kader PKS lainnya, Tifatul Sembiring. Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) itu sebelumnya justru mendukung kebijakan kenaikan BBM.

Selain itu, mantan Presiden PKS, Tifatul Sembiring, juga membantah jika partainya merupakan partai oposisi pemerintah. "Surat yang dikirim oleh Fraksi ke Presiden bukanlah berisi penolakan, tapi usulan jika BBM naik bagaimana dan dan perlu adanya tahapan kenaikan," kata Tifatul.

Dikatakan Tifatul,  sebagai partai koalisi, fraksi PKS tentunya bisa menerima kebijakan kenaikan harga BBM. Dia pribadi mengaku, mendukung kenaikan harga BBM karena merupakan bagian dari pemerintah. "Sebagai bagaian dari pemerintah, saya mendukung kebijakan tersebut," tandasnya.

(Stefanus Yugo Hindarto)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya