Pasangan Cabup asal Demokrat Diduga Lakukan Politik Uang

Rohmat, Jurnalis
Jum'at 20 April 2012 16:57 WIB
Ilustrasi (okezone)
Share :

BULELENG - Menjelang perhelatan Pilkada Buleleng, Bali, pada 22 April 2012 mendatang, aroma politik uang mulai merebak di sejumlah kawasan. Diduga aksi tersebut dilakukan tim pemenangan salah satu pasangan kandidat.
 
Panitia Pengawasan Pilkada Buleleng mengaku menerima laporan adanya dugaan politik uang dari Gede Mara, warga Banjar Bantang Banu, Kelurahan Sukasada. Pelapor juga menyertakan barang bukti.
 
"Tiga hari menjelang pilkada, ada yang melapor dugaan politik uang. Pelapor menyertakan barang bukti berupa dua lembar pecahan uang lima puluh ribu dan stiker pasangan bupati dan wakil bupati nomor urut dua, Tutik-Nova," ujar Ketua Panwas Buleleng, I Ketut Rudia, saat dihubungi Okezone, Jumat (20/4/2012).

Dari laporan tersebut, sambung Ketut, yang memberikan uang ke sejumlah warga, yakni Gede Tusa, tim sukses pasangan Tutik-Nova. Sekadar diketahui, Tutik-Nova maju dalam Pemilukada Buleleng dari Partai Demokrat.

Ketut mengaku, saat ini tengah mendalami laporan tersebut. Dia juga akan memanggil sejumlah saksi dan orang yang dilaporkan.

Jika persyaratan terpenuhi dan terbukti melakukan pelanggaran maka pasangan tersebut bakal dijerat pasal 117 ayat 2 UU No 22 tahun 2004 dengan ancaman pidana penjara minimal dua belas bulan serta denda minimal Rp1 juta dan maksimal Rp10 juta.

 

 

 

(Risna Nur Rahayu)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya