SIDRAP - Gara-gara mengomsumsi kacang-kacangan jenis koro (Canavalia Ensiformis), satu keluarga di Desa Kanie, Kecamatan Maritanggae, Kabupaten Sidrap, Sulawesi Selatan, mengalami keracunan.
Mahyudi (40) dan istrinya Jumrinah (28), serta ketiga anaknya, masing-masing Samrah (8), Kasman (5), dan Mutiara (3), langsung dilarikan ke RS Arifin Nu'man, Kecamatan Pangkajene, Kabupaten Sidrap pada Minggu malam. Satu keluarga itu langsung mendapat perawatan intensif di ruang IGD.
Mahyudi, salah seorang korban, menceritakan kacang koro yang mereka konsumsi didapat dari tepi jalan sepulangnya menggarap sawah. Dia tidak menyangka kacang koro yang dikonsumsinya bersama keluarga merupakan kacang-kacangan jenis racun.
"Saya dapatnya di pinggir jalan sepulang dari sawah. Waktu itu, dahan pohon koro tersangkut di hand traktor yang saya bawa. Karena jumlahnya banyak dan berfikir dari pada mubazir, saya bawa pulanglah ke rumah," jelasnya.
Setelah dimasak oleh istrinya, sambung Mahyudi, sebagian kacang koro dijadikan cemilan keluarganya dan sebagian lagi dijadikan lauk makan malam.
"Sekitar setengah jam setelah makan malam itulah, hampir besamaan kami sekeluarga merasa pusing, mual dan muntah-muntah," paparnya.
Sementara itu, Ikhwan Ahmad, dokter di rumah sakit tersebut mengatakan, kelima pasien mengalami keracunan makanan. "Dari gejala yang ditunjukkan, satu keluarga ini keracunan makanan," jelasnya.
Meskidemikian, menurutnya kondisi pasiennya itu sudah berangsur membaik setelah mendapat perawatan medis. "Kondisi kelimanya sudah mulai membaik," tandasnya.
(Risna Nur Rahayu)