Peluru di Dada Prada Firman Berkaliber 5,56

Andi Aisyah, Jurnalis
Kamis 26 April 2012 17:27 WIB
Prada Firman (Foto : Bulan Sri Indra/ Sindo TV)
Share :

MAKASSAR - Peluru tajam berkaliber 5,56 ditemukan bersarang di dada Prada Firman, anggota Kostrad Brigade Infantri (Brigif) 212 Limboto, Kabupaten Gorontalo. Peluru itu diduga berasal dari senapan laras panjang.

Panglima Kodam VII/Wirabuana, Mayjend TNI Muhammad Nizam, mengatakan peluru itu dikeluarkan dalam autopsi yang dilakukan di Rumah Sakit Bhayangkara Makassar. Autopsi dilakukan di Makassar karena peralatan di rumah sakit Gorontalo tidak memadai.

"Peluru tidak sempat diangkat di Gorontalo karena tidak ada peralatan memadai, apalagi untuk peralatan uji forensik, " jelas Nizam kepada Okezone, Kamis (26/4/2012).

Prada Firman menjadi salah satu korban yang mengalami luka tembak saat terjadinya bentrokan antara anggota Kostrad Brigade Infantri (Brigif) 212 Limboto dengan anggota Brimob Polda Gorontalo beberapa waktu lalu.

Firman meninggal di RS Aloei Saboe Gorontalo setelah kritis sejak 22 April 2012 lalu. Jenazah akan dipulangkan ke kampung halamannya di Desa Corawali, Kecamatan Barobbo, Kabupaten Bone 200 kilometer dari Makassar, Sulawesi Selatan.

"Saya masih berada di Gorontalo untuk memantau situasi yang ada. Sudah terbentuk tim gabungan TNI Polri untuk menangani masalah ini secara serius, pungkasnya.

Hingga saat ini jenazah Firman masih berada di ruang autopsi RS Bhayangkara Makassar. Sebuah ambulans dan peti mati diletakkan di halaman ruang Kedokteran Kepolisian Bhayangkara.

(Risna Nur Rahayu)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya