Prada Firman Ditembak Saat Hindari Razia Brimob

Zainal Ahmad, Jurnalis
Sabtu 28 April 2012 15:32 WIB
Prada Firman (Foto : Bulan Sri Indra/ Sindo TV)
Share :

GORONTALO - Prada Firman, anggota Brigif 221 Kostrad Gorontalo, ditembak di bagian dada saat terjadi bentrokan antara Brimob dan Kostrad di Gorontalo sepekan lalu. Korban ditembak saat mengendari sepeda motor.

Keterangan itu didapat dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) yang digelar tim gabugan TNI-Polri di Gorontalo, Sabtu (28/4/2012) siang tadi. Tim gabungan menghadirkan saksi korban dalam olah TKP tersebut.

Saat itu, Prada Firman diminta berhenti oleh anggota Brimob Polda Gorontalo yang tengah melakukan razia di Jalan Bypass depan pertigaan Mako Brimob. Sebelumnya, sejumlah anggota Kostrad yang mengendarai mobil dari arah Limboto menuju markas mereka di Kabupaten Gorontalo Utara, juga diminta berhenti.

Nahas, Prada Firman akhirnya tertembak di bagian dada saat menghindar dari razia tersebut. Prada Firman sempat terjatuh dari sepeda motor lalu dilarikan ke Puskemas setempat. Karena mengalami luka tembak serius, korban kemudian dirujuk ke RS Dunda, Limboto untuk mendapat perawatan intesif. Prada Firman meninggal dunia di RS Rumah Sakit Aloe Saboe, Gorontalo, setelah tiga hari kritis.

Selain Firman, lima anggota Kostrad juga tertembak dalam bentrokan tersebut. Kelimanya hingga kini masih menjalani perawatan di rumah sakit.

Berdasarkan hasil autopsi di RS Bhayangkara Makassar, terdapat peluru tajam kaliber 5,56 yang bersarang di dada prajurit tersebut. Firman kemudian dimakamkan secara militer di TMP Watampone, Kabupaten Bone.

(Risna Nur Rahayu)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya