Saatnya Pemerintah SBY-Boediono Tegas Terhadap Malaysia

Fiddy Anggriawan , Jurnalis
Minggu 29 April 2012 13:41 WIB
Para Aktifits Bendera Kecam Malaysia (Dok: Fiddy Anggraiwan/okezone)
Share :

JAKARTA - Para aktivis Banteng Demokrasi (Bendera) meminta Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Wakil Presiden Boedino bisa menindak tegas pemerintahan Malaysia yang telah menewaskan tiga orang Tenaga Kerja Indonesia (TKI) dengan cara ditembak.  
"Pertama kita ingin protes, terhadap kebiadaban atas kesadisan pemerintah Malaysia, yang sudah membunuh dan menembaki Warga Negara Indonesia, khususnya ada 3 TKI kita yang baru-baru ini ditembak dibunuh secara tidak berperikemanusiaan," ungkap Mustar Bona Ventura Kordinator Bendera di Posko Bendera, Jakarta, Minggu (29/4/2012).
 
Menurut Mustar, penyelesaian kasus penembakan TKI tersebut tidak bisa dilakukan dengan cara-cara lama, kuno, negoisasi atau nota protes. Semua hal tersebut dilanjutkannya sudah tidak efektif untuk menghadapi pemerintahan Malaysia.
 
"Harus ada sikap tegas dan radikal dari pemerintah sebagai perwakilan rakyat Indonesia untuk melakukan hal serupa terhadap pemerintahan Malaysia," tambahnya.
 
Malaysia, ditegaskannya sudah tidak mungkin untuk bisa dikompromikan lagi. Artinya harus ada sikap perang dari pemerintahan Indonesia terhadap Malaysia.
 
"Pemerintahan SBY - Budiono, harus menyerukan pemulangan seluruh TKI dan memulangkan seluruh dubes kita yang berada di negara Malaysia dan dalam waktu dekat harusnya mempersiapkan dan kasih warning ke pemerintahan Malaysia," simpulnya.
 
Meskipun TKI merupakan sumber devisa, namun tidak adil kalau devisa itu, dibandingkan dengan nilai kemanusiaan. "Artinya cara berfikir kita tidak boleh seperti itu. Lebih baik kita mempunyai harkat dan martabat, daripada kemudian kita terus disiksa dan dipukuli," tandasnya.

(Misbahol Munir)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya