MAKASSAR - Dua rumah warga di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, nyaris terbakar setelah dilempar bom Molotov. Diduga, pelaku merupakan anggota geng motor yang kesal karena sehari sebelumnya dua motor milik mereka dibakar warga di sekitar lokasi.
Peristiwa yang terjadi dini hari tadi sekira pukul 03.00 Wita di Jalan Doktor Laimena, Kelurahan Tello, Kecamatan Panakkukang, itu sempat membuat warga setempat geger. Api membumbung di atap rumah Rahmatia dan Burhan. Beruntung, warga sekitar sigap dan berhasil memadamkan api.
Rahmatia, seorang korban, mengatakan sebelum pelemparan, sekelompok pemuda bersepeda motor mondar-mandir di depan rumahnya. Mereka sempat memadamkan lampu jalan di depan rumah korban.
"Begitu lampu jalan dipadamkan, tidak lama berselang terdengan suara ledakan di atap rumah," ujar Rahmatia di kediamannya, Senin (30/4/2012).
Karena ketakutan dan melihat api, Rahmatia keluar rumah dan meminta bantuan warga. "Api sempat menyala sampai ke bawah tanah, beruntung warga membantu sehingga tidak terjadi kebakaran," paparnya.
Petugas Polsek Panakkukang langsung melakukan olah tempat kejadian perkara. Polisi mengamankan sisa pecahan botol yang sudah menghitam yang didapat di atap serta halaman rumah korban.
"Kemungkinan pelemparan ini ada pemicunya. Memang sebelumnya ada dua kendaraan yang diduga milik anggota geng motor yang dirusak warga di sekitaran lokasi ini," papar Kapolsek Panakkukang, Kompol Agung.
Dia menjelaskan, warga membakar dua motor itu karena pengendaranya kerap melakukan balap liar di sekitar permukiman warga.
"Bisa jadi ini aksi balas dendam. Pemilik dua motor yang dirusak warga belum mengambil motor mereka," pungkasnya.
(Risna Nur Rahayu)