TERNATE - Belasan bom molotov dan enam pucuk senjata api ditemukan warga Ternate, Maluku Utara, saat tengah menggali sumur. Penemuan itu pun sempat menggegerkan warga setempat dan pengguna jalan yang melintas di lokasi penemuan.
Tim Gegana Polda Maluku Utara yang tiba di lokasi langsung diterjunkan ke dalam sumur untuk memastikan keberadaan benda tersebut. Dari hasil identifikasi, enam senjata api merupakan rakitan, dan dua dari 13 bom molotov masih dalam keadaan aktif.
"Diduga benda-benda tersebut merupakan sisa konflik horisontal yang terjadi di Maluku Utara pada 1999 sampai 2000 lalu," ujar Kasat Brimob Polda Malut, Kombes Pol Muhammad Sukur di lokasi, Selasa (1/5/2012).
Sukur menduga, senjata api dan bahan peledak masih banyak disimpan oleh warga pascakonflik horisontal 13 tahun lalu. Dia mengimbau warga agar menyerahkan benda tersebut ke Kepolisian, karena dapat membahayakan keselamatan warga itu sendiri.
Sementara itu, Sarif Saha, penggali sumur, mengaku benda tersebut tertimbun di dalam tanah galiannya. Dia merasa curiga dengan bentuk benda yang dilihatnya, dan ternyata benda tersebut merupakan pistol rakitan.
"Karena curiga, kami panggil polisi kemari untuk ditangani," jelas Sarif.
Selanjutnya, hasil penemuan itu dibawa ke Mako Brimob Polda Maluku Utara untuk diteliti lebih lanjut.
(Risna Nur Rahayu)