JAYAPURA - Sekira 300 aktivis Komite Nasional Pembebasan Papua Barat (KNPB) mengamuk di jalan utama batas kota antara Sentani, Kabupaten Jayapura, dengan Abepura, Kota Jayapura.
Seorang warga sipil tewas dikeroyok massa KNPB. Korban tewas diketahui bernama Dedi Kurniawan (27), karyawan PT Hasrat Abadi, agen penjualan sepeda motor Yamaha di Jayapura. Selain itu, satu unit mobil dan dua sepeda motor dibakar massa.
Pengeroyokan terjadi saat korban akan pulang ke rumahnya di Sentani pada Rabu malam kemarin. Di tengah jalan, massa langsung mengeroyok dan menikam korban di bagian perut.
Dedi sempat dibawa ke RS Dian Harapan Abepura. Namun, karena kehabisan darah, nyawanya tidak tertolong. Korban dimakamkan siang ini sekira pukul 12.00 WIT.
Massa KNPB juga sempat memblokir jalan utama batas kota Sentani-Abepura selama lima jam, mulai pukul 15.00 hingga 20.00 WIT. Akibatnya, aktivitas warga Sentani lumpuh total.
Bahkan, berdasarkan pantauan sejak pagi hingga Kamis (3/5/2012) siang hari ini, warga belum beraktivitas normal. Toko-toko di Sentani belum seluruhnya buka. Meski sudah tidak ada pemblokrian jalan, namun warga masih takut melintas di perbatasan dua kota itu. Di beberapa lokasi masih terlihat konsentrasi massa KNPB, meski jumlahnya tidak sebanyak kemarin.
Polisi dan TNI juga tampak berjaga di Sentani, namun tidak mendekati batas kota. Tampak juga bangkai kendaraan yang dibakar masih di jalan.
Bentrokan dipicu tewasnya anggota KNPB, Theoreli Karoba. Dia tewas akibat ditembak di bagian perut di Abepura saat menyampaikan orasi tentang referendum pada Rabu siang kemarin. Setelah penembakan terjadi, massa KNPB melakukan sweeping anggota Polri dan TNI.
(Dian AF)