Terperangkap Jerat, Harimau di Riau Kritis

Banda Haruddin Tanjung, Jurnalis
Jum'at 11 Mei 2012 13:55 WIB
Ilustrasi Harimau (Foto: Ist)
Share :

PEKANBARU- Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Riau menyatakan Harimau Sumatera yang terjerat perangkap warga diperkirakan dalam kondisi kritis. Raja hutan itu terperangkap setelah sebelumnya menyerang warga di Pelalawan.

Hal itu disebabkan karena Harimau belum bisa melepasakan seratan sling yang terbuat dari baja yang kuat.

"Walau bisa lari, harimau masih membawa serta jeratan dikakinya. Ini sangat berbahaya bagi harimau, karena jika harimau tersebut tidak didapatkan akan terjadi infeksi dan berunjung kematian," kata Kepala Teknik BBKSDA Riau Syaimen kepada Okezone, Jumat (11/5/2012).

Untuk itu, tim BBKSDA yang merupakan insitusi yang menangani masalah satwa dilindungi itu sedang melakukan pencaharian keberadaan Si Belang.

"Tim sudah mengecek ke lokasi tempat penyerangan manusia oleh harimau. Saat ini sedang mencari jejak harimau untuk segera ditemukan," ungkapnya.

Seperti diketahui, pada 9 Mei lalu seeorang warga Desa Pulau Muda, Kecamatan Teluk Meranti bernama Arifin (28) diserang oleh harimau. Hal itu terjadi saat Arifin mengecek perengkap babi yang dipasang di hutan dekat desanya.

(Kemas Irawan Nurrachman)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya