JAKARTA - Dompet Dhuafa bersama Yayasan Lembaga Gerakan Nasional Orang Tua Asuh (GNOTA) menggagas kerjasama program Donasi Anak Indonesia. Tujuannya, untuk menggalang dana bagi anak-anak kurang mampu agar bisa melanjutkan pendidikannya.
Seremonial peluncuran program digelar di Pejaten Village, Jakarta Selatan, Jumat (18/5/2012), dengan dimeriahkan berbagai macam acara hiburan, seperti musik Trashic (music dengan menggunakan barang bekas) perform penyanyi muda Tasya dan angklung dari SDN Kuningan Timur 01 PG.
“Program Donasi Anak Indonesia merupakan kolaborasi program penggalangan dana untuk membantu pendidikan anak-anak Indonesia, di mana terdapat 1 juta lebih anak yang rawan putus sekolah,” ungkap Direktur Komunikasi dan Sumberdaya Dompet Dhuafa, Arifin Purwakananta, dalam keterangannya kepada Okezone di Jakarta.
Arifin menambahkan, program Donasi Anak Indonesia memiliki tujuan untuk mengurangi jumlah anak-anak rawan putus sekolah yang tersebar di seluruh wilayah pelosok, mulai dari daerah kumuh perkotaan, desa, kaki pegunungan, daerah tepi pantai hingga pulau-pulau terpencil.
Untuk itu, Dompet Dhuafa bersama GNOTA mengajak masyarakat berpartisipasi dalam program ini dengan menyisihkan sebagian hartanya demi mewujudkan cita-cita anak bangsa yang saat ini tidak bisa sekolah karena keterbatasan biaya.
Donasi yang dihimpun ini nantinya akan disalurkan untuk berbagai program pendidikan anak-anak Indonesia, seperti pengadaan alat belajar, bantuan sekolah, pendampingan, pelatihan guru di daerah terpencil, dan lain-lain.
“Donasi Anak Indonesia dapat disampaikan secara langsung di counter pada saat acara atau melalui transfer rekening BCA 237.300.6343 atas nama Yayasan Dompet Dhuafa atau 035 315755 5 atas nama Yayasan Lembaga GNOTA. Jangan Biarkan Mereka Putus Sekolah,” tandasnya.
(Muhammad Saifullah )