Kemenhub Belum Terima Permintaan Sertifikasi Sukhoi

Iman Herdiana, Jurnalis
Selasa 22 Mei 2012 12:02 WIB
Sukhoi Superjet (Foto: Reuters)
Share :

BANDUNG - Menteri Perhubungan EE Mangindaan menilai urusan pembelian pesawat Sukhoi Superjet (SSJ) 100 kembali ke maskapai dan tidak terkait dengan pemerintah.
 
Pascajatuhnya SSJ 100 di Gunung Salak, Bogor, Jawa Barat, dua pekan lalu, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) belum menerima pengajuan sertifikasi atau registrasi pesawat buatan Rusia itu dari maskapai. Sebelumnya, ada beberapa maskapai yang berminat membeli pesawat dengan daya tampung hampir 100 penumpang itu, di antaranya Sky Aviation.

Sementara, pesawat yang menabrak tebing Gunung Salak didatangkan ke Indonesia dalam rangka promosi, bukan transaksi jual beli.

“Itu kan promosi, belum sertifikasi atau registrasi di Kemenhub. Airlines yang beli, baru nanti ke Kemenhub,” jelas Mangindaan saat pembukaan The 33rd ASEAN Senior Transport Officials Meeting di Bandung, Selasa (22/5/2012).

Sementara itu, terkait musibah SSJ 100 dia meminta semua pihak bersabar menunggu penyelidikan Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT). Voice Cockpit Recorder (VCR) SSJ 100 saat ini masih diperiksa tim KNKT.

“KNKT belum selesai meski semua pada dasarnya sudah dibahas, tinggal ambil keputusan dari kotak hitam. Misalnya, apakah human error, dan sebagainya," cetusnya.

(Dian AF)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya