JAKARTA - Menteri Pemuda dan Olahraga, Andi Mallarangeng, mengaku sudah memberikan keterangan dari perencanaan hingga pembangunan proyek Sport Center Hambalang di depan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
"Saya sudah berikan keterangan terutama perencanaan, pembangunan, serta penganggaran proyek Hambalang," kata Andi Mallarangeng usai diperiksa penyidik KPK di kantor KPK, Jakarta Selatan, Kamis (24/5/2012).
Andi Mallarangeng kembali menegaskan berkomitmen untuk menuntaskan penyelidikan proyek berbiaya Rp1,5 triliun tersebut ke KPK. "Saya serta seluruh jajajaran Kemenpora sudah menggariskan siap mebantu KPK menuntaskan kasus ini. KPK mengusut tuntas biar jelas semuanya," terang Andi.
Kasus dugaan korupsi proyek Hambalang bermula dari 'nyanyian' Muhammad Nazaruddin. Fakta di persidangan suap Wisma Atlet, Andi Mallarangeng disebut pernah membahas proyek Hambalang dengan Anggota DPR dari Fraksi Demokrat, Angelina Sondakh, Mahyuddin, dan Muhammad Nazaruddin di kantor Kemenpora.
KPK sebenarnya sejak Agustus 2011 lalu sudah menyelidiki dugaan korupsi tersebut. Lebih dari 50 orang yang disebut-sebut mengetahui, mendengar, atau melihat 'penyimpangan' proyek Hambalang sudah diperiksa KPK.
Lembaga Anti-korupsi itu, antara lain, telah memeriksa istri Ketua Partai Demokrat Anas Urbaningrum, Atthiyah Lalila, pada 26 April lalu. Atthiyah disebut-sebut sebagai Komisaris PT Dutasari Ciptalaras.
(Tri Kurniawan)