Polisi Gerebek Dua Rumah Kos di Medan

Irwansyah Putra Nasution, Jurnalis
Sabtu 26 Mei 2012 00:02 WIB
ilustrasi
Share :

MEDAN - Petugas kepolisian berpakaian preman menggerebek dua rumah kos di Jalan Ayahanda, Medan, Sumatera Utara, pada Jumat malam tadi. Penggerebekan dilakukan karena delapan tersangka yang ditangkap memiliki narkoba jenis sabu dan pil ekstasi.

Berdasarkan informasi di lokasi, polisi berpakaian preman datang menggunakan mobil avanza warna hitam dan langsung masuk ke rumah kos-kosan yang dihuni oleh mahasiswa dan seorang oknum polisi yang diduga bertugas di Polda Sumut. Selanjutnya, semua tersangka dibawa ke dalam dua buah mobil dan pergi begitu saja.

Satu unit Honda Jazz warna silver bernomor polisi BK 1402 GW juga ikut diamankan polisi, dan di dalam rumah terdapat almamater berlogo Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU), tergantung di dinding.

Jagar Harianja, warga sekitar yang menyaksikan pengrebekan menceritakan, dalam aksi pengrebekan tersebut polisi sempat meletuskan lima kali tembakan namun tidak diketahui apa sasarannya.

"Mungkin tembakan itu dilakukan karena tersangka melakukan perlawanan, tapi saat saya intip dari jendela tidak ada darah yang berceceran," kata Harianja di lokasi, Jumat (25/5/2012).

Menurut pengamatannya, para tersangka berupaya melarikan diri dan menyerakkan sabu dan puluhan butir ekstasi di lantai teras rumah. "Kalau dilihat ada 50 butiran ekstasi yang diserakan," terang Harianja.

Selanjutnya barang bukti sabu yang diserakkan dilantai disiram air oleh polisi berpakaian preman.

Sore tadi sekira pukul 16.00 WIB, petugas kepolisian juga melakukan penggerebekan rumah kos lainnya yang berada tepat di belakang rumah kos itu. Petugas menangkap dua orang dalam penggerebekan pertama tersebut.

Diduga, setelah melakukan pengembangan tak berapa lama kemudian, petugas kepolisian kembali melakukan penggerebekan rumah kos lainnya yang masih berada di sekitar lokasi penggerebekan pertama. Petugas mengamankan enam orang dalam penggerebekan itu.

"Ada dua kali penggerebekan. Pertama ditangkap dua, dan selanjutnya enam orang," tambahnya.

Menurutnya penghuni rumah kos tersebut sangat tertutup dan jarang bergaul dengan warga sekitar. Apalagi dia mengaku sering melihat pria dan wanita keluar masuk rumah hingga malam hari.

Sementara itu, Direktur Narkoba Polda Sumut, Kombes Pol Andjar Dewanto, mengaku belum mendapat informasi perihal penggerebakan tersebut. "Belum ada laporan, saya cek dulu," pungkasnya.

(Risna Nur Rahayu)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya