Dua Petugas Survei Asal Sumut Tewas di Hutan Aceh

Salman Mardira, Jurnalis
Sabtu 26 Mei 2012 20:05 WIB
ilustrasi (okezone)
Share :

BANDA ACEH - Angin kencang melanda Aceh sejak beberapa hari terakhir. Dua warga asal Sumatera Utara tewas tertimpa pohon di kawasan hutan Beutong, Kabupaten Nagan Raya, Aceh.
 
Keduanya tewas saat melakukan survei untuk pembangunan Pembangunan Listrik Tenaga Air (PLTA) di hulu Sungai Isep dalam belantara Beutong.
 
"Nama korban belum diketahui, tapi disebut-sebut warga Sumatera Utara. Sekarang tim evakuasi sedang menuju ke lokasi," kata Kabag Humas Pemkab Nagan Raya, Said Amri saat dihubungi Okezone, Sabtu (26/5/2012).
 
Menurutnya, kedua korban meninggal dunia pada Jumat 25 Mei kemarin, saat hujan disertai angin kencang melanda kawasan itu. Kedua petugas survei itu tewas setelah tertimpa pohon yang roboh ditimpa angin.
 
Kejadian ini diketahui dari dua rekan korban yang turun ke perkampungan mengabarkan bahwa ada temannya yang menjadi korban di hutan. "Tim survei itu jumlahnya enam orang, dua diantara mereka berhasil turun memberitahukan ke kita," sebut Said Amri.
 
Dia menambahkan sebanyak 12 tim SAR dari BPBK Nagan Raya, Polsek dan Koramil Beutong sedang menuju ke lokasi kejadian untuk mengevakuasi jenazah korban. Medan ditempuh tim ini tergolong berat karena berada dalam kawasan hutan lindung dan hujan masih mengguyur. "Di sana juga tidak ada signal telepon," katanya.
 
Dalam beberapa hari ini hujan disertai angin kencang melanda sejumlah daerah di Aceh. Sejumlah bangunan dilaporkan rusak seperti yang terjadi di Aceh Barat, Banda Aceh, Sabang dan Lokseumawe.
 
Badan Meteorologi Klimotologi Geofisika (BMKG) memperkirakan, kecepatan angin mencapai delapan hingga 32 kilometer/jam atau berkisar 05 sampai 18 knot. Badai ini menyebabkan tinggi gelombang laut di Aceh diprediksi sampai 3,5 meter hingga lebih. Cuaca seperti ini diperkirakan akan terus melanda Aceh hingga tiga hari ke depan.

(Rizka Diputra)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya