Gereja Ortodoks Rusia Tolak Intervensi ke Suriah

Aulia Akbar, Jurnalis
Jum'at 01 Juni 2012 11:03 WIB
Foto : Pendeta di Gereja Ortodoks Rusia (NY Times)
Share :

MOSKOW - Seiring dengan adanya tekanan Barat ke Kremlin agar Negeri Beruang Merah menyetujui intervensi militer ke Suriah, Gereja Ortodoks Suriah menolak saran intervensi itu. Katedral di Rusia kian membahas apa yang terjadi bila Presiden Bashar al Assad terguling.

Gereja Ortodoks Rusia sering mengadakan pertemuan dengan Kementerian Luar Negeri Rusia untuk mendiskusikan isu-isu yang berada di luar negeri. Gereja juga tampak sebagai pendukung kuat terhadap Kremlin.

Pada 2011 lalu, ketegangan di Kota Damaskus, Suriah pun masih cukup kuat ketika Patriark Kirill dari Gereja Ortodoks Rusia berkunjung ke kota tersebut. Sejumlah pengamat dikabarkan mendesak Patriark Kirill untuk pergi ke Suriah karena kerusuhan makin menjadi dan Suriah sudah diisolasi oleh komunitas internasional. Demikian seperti diberitakan New York Times, Jumat (1/6/2012).

Meski demikian, Patriark Kirill tidak berhenti begitu saja dalam menghadapi kesulitan-kesulitan itu. Kunjungan Patriark Kirill ke Damaskus juga tidak bermaksud untuk mendukung Presiden Bashar al Assad.

Patriark Kirill hanya memuji Pemerintah Suriah dalam menangani masyarakat Kristiani di negaranya dan tidak pernah membicarakan tentang meningkatnya korban jiwa dalam konflik Suriah. Namun salah seorang jurnalis senior menilai, kehadiran sang patriark akan semakin memperkuat posisi Rusia terhadap Suriah.

"Hal ini akan memperkuat posisi Rusia terhadap Suriah. Patriark Kirill adalah figur yang sangat berpengaruh," ujar seorang jurnalis Maksim Shevchenko.

(Aulia Akbar)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya