MenPAN: Banyak PNS Tak Bermanfaat

, Jurnalis
Jum'at 02 November 2012 05:40 WIB
Ilustrasi (Okezone)
Share :

JAKARTA- Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara (MenPAN) dan Reformasi Birokrasi, Azwar Abubakar mengakui, saat ini banyak Pegawai Negeri Sipil yang tidak bermanfaat.   Sebab itu, dia akan terus melakukan perubahan-perubahan di tubuh aparatur pemerintah.

"Kita punya pegawai yang tidak terkontrol jumlahnya. Jumlah guru tidak sesuai dengan kebutuhan, penempatan tidak pas. Sehingga terlalu banyak guru yang kita angkat. Demikian juga pegawai, banyak pegawai yang tidak bermanfaat tapi masih kita pertahankan atau kita putihkan. Nah, ini kita perbaiki," kata Abu Bakar saat berbincang dengan Pemimpin Redaksi MNC News Arya M Sinulingga di acara One on One.

Dikatakan Azwar, perbaikan itu dilakukan dengan membenahi sistem remunerasi gaji pegawai. "Sekarang, honor yang ketentuannya tidak begitu ketat. Kadang-kadang tidak didasarkan pada kinerja seseorang, pukul rata demikian. Nah ini yang kita tertibkan," katanya.

Dikatakan Azwar,  gaji PNS itu masih kurang untuk memenuhi kebutuhan. "Gajinya Rp 2 juta, Rp 3 juta. Ini yang akan kita bantu dengan tunjangan remunerasi. Apabila satu orang, suatu kelompok, atau satu dinas melakukan reformasi birokrasi. Jadi tunjangan ini hasil daripada reformasi birokrasi," katanya.

Dari perhitungan sementara, kata Azwar, dari honor-honor selama ini, tinggal tambah sedikit sudah cukup untuk remunerasi. "Tapi diberikan berdasarkan kinerja bukan lagi pukul rata. Ini beda sekali. Untuk beban kerja seseorang, tanggung jawab seseorang dan hasilnya kita berikan honor," imbuhnya.

Azwar juga mengatakan, tunjangan-tunjangan rapat saat ini juga mulai dilarang. " Itu tidak boleh lagi! Dulu cara orang menambah penghasilan lewat situ. Tunjangan rapat, tunjangan ikut kepanitiaan, tunjangan perjalanan dinas. Sekarang kita cut semua itu," katanya.

(Stefanus Yugo Hindarto)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya