Proses Hukum Mandek, Wartawan Kembali Demo

Banda Haruddin Tanjung, Jurnalis
Sabtu 03 November 2012 01:13 WIB
Wartawan Pekanbaru Demo (Foto: Banda haruddin Tanjung/Okezone)
Share :

PEKANBARU - Hingga saat ini proses hukum terhadap oknum TNI AU Pekanbaru yakni Letkol Robert Simanjuntak yang diduga menganiaya wartawan sepertinya jalan di tempat. Jumat (2/11/2012) sore membuat jurnalis kembali turun ke jalan.
 
Puluhan wartawan Pekanbaru melakukan long march dari jalan Sumatera ke Tugu Air mancur Silais, Jalan Jendral Sudirman. Sambil membawa spanduk bertuliskan kecaman terhadap oknum TNI AU penganiaya wartawan, para pewarta dari media cetak elektronik dan online ini juga membacakan puisi atas kekejaman Letkol Robert.
 
"POM TNI AU Pekanbaru terkesan menutup-nutupi kasus Letkol Robert. Mereka tidak transparan dan sepertinya tidak serius menangani penganiayaan terhadap wartawan," kata Sahnan Ketua Solidariras Wartawan untuk Transparansi (SOWAT) Riau, di sela aksi demo.
 
Padahal, bukti-bukti termasuk rekaman video penganiayaan wartawan sewaktu terjadinya pesawat Hawk 200 juga telah diserahkan ke POM. Namun tetap saja, menurut wartawan kasusnya jalan ditempat. Bahkan sejumlah wartawan telah dimintai keterangan sebagai saksi tidak membuat kasusnya terang benderang.
 
Para jurnalis menuntut agar Letkol Robert tidak hanya sekadar dimutasi, tetapi harus diproses secara hukum. 
 
"Saya rasa kasusnya sudah terang benderang. Kita minta Panglima TNI serius menangani kasus ini dan tidak melindungi bawahanya yang jelas melakukan tindakan kekerasan terhadap pers. UU Pers dalam kasus ini harus diterapkan," tambah Juper yang juga Ketua PWI Reformasi Riau.

(K. Yudha Wirakusuma)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya