20 Korban Longsor Agam Akhirnya Ditemukan

Rus Akbar, Jurnalis
Minggu 03 Februari 2013 23:03 WIB
Ilustrasi (Okezone)
Share :

PADANG - Korban longsor bernama Padri, bocah laki-laki berusia sembilan tahun ini ditemukan tim SAR gabungan sejauh 10 meter dari rumahnya, di Kampung Dadok, Nagari Sungai Batang, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Sumatera Barat sekira pukul 11.15 WIB siang tadi.

Dengan penemuan bocah tersebut berarti sebanyak 20 orang korban longsor Agam, Sumatera Barat telah ditemukan.
 
“Tadi tim menemukan korban longsor yang terakhir dicari tim SAR, dengan ditemukan korban yang ke-20 ini maka pencarian sudah dihentikan,” ujar Manajer Pusdalops PB. Sumbar, Ade Edwar, Minggu (3/2/2013).
 
Sejak longsor pada Minggu 27 Januari lalu, kejadian pukul 04.45 WIB, Tim SAR Gabungan bekerja sebanyak 500 orang ini telah melakukan pencarian yang tiap hari selama seminggu, dibantu dari tim kesehatan, dinas sosial, TNI, Polri, SAR, Relawan.
 
Pencarian pertama kali dalam satu hari menemukan 11 orang korban dalam keadaan tewas. Saat bencana alam Bupati Agam Indra Catri menetapkan menetapkan masa tanggap darurat selama satu minggu. Kemudian kemarin diperpanjang selama dua hari.
 
“Dalam pencarian ini para warga juga menggunakan orang pintar, pencarian terakhir ini orang pintar menujukkan lokasi terkuburnya korban, setelah menunjukkan lokasi tim langsung menggali, tidak dalam sekitar sejengkal korban ditemukan,” ujar Ketua Sekretariat Bersama Pencinta Alam (Sekber PA) Sumbar, Rico Ahmad yang juga ikut mencari korban.
 
Kondisi korban sudah membusuk dan kerumuni ulat, korban langsung dievakuasi dan di kuburkan hari ini juga.
 
Berdasarkan data dari Pusat Pengendali Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) sumbar, lokasi bencana dari berjarak 40 Kilometer dari pusat kabupaten Agam di Lubuk Basung ke arah Tenggara lama perjalanan 1 jam, atau 30 Kilometer sebelah Barat Daya Kota Bukittinggi pejalananya 45 menit.
 
Lokasi daerah adalah perbukitan dengan kemiringan 20-50 derajat. Daerah lokasi longsor juga merupakan daerah labil. Dengan curah hujan yang tinggi mudah longsor. Sifat tanah yang poros dan mudah terurai menjadi bubur saat tanah jenuh air sehingga dengan mudah meluncur menuruni lereng dan membawa apa saja yang ada diatasnya.
 
Berikut Nama Korban Lonsor dari Pusdalop PB Sumbar yang dirangkum Okezone
1. Nursinah (P/70 th)
2. Tarjuddin (L/65)
3. Martini (P/60)
4. Yulianti (P/26)
5. Rosda (P/55)
6. Aldi (L/9)
7. Asril (L/58)
8. Juliardi (L/25) ditemukan pukul 17.30 WIB (27/1/2013)
9. Indah (P/6) ditemukan pukul 17.30 WIB (27/1/2013)
10. Nurhaida (P/23) ditemukan pukul 17.30 WIB (27/1/2013)
11. Dila (P/2) ditemukan pukul 17.30 WIB (27/1/2013)
12. Mursinah (P/50) ditemukan pukul 11.00 WIB (28/1/2013)
13. Reni Astuti (P/38) ditemukan pukul 16.30 WIB (28/1/2013)
14. Kamal (L/1.5) ditemukan pukul 16.30 WIB (28/1/2013
15. Rosmi (P/75) ditemukan pukul 07.30 WIB (29/1/2013
16. Bayar (L/70) ditemukan pukul 11.14 WIB (30/1/2013)
17. Afriyani / Rani (P/8) ditemukan pukul 16.30 WIB (30/1/2013
18. P Dt.Sinaro (L/40) ditemukan pukul 09.45 WIB (31/1/2013
19. Nursidah (P/65) ditemukan pukul 16.40 WIB (1/2/2013)
20.Padri (L/9) ditemukan pukul 11.15 WIB (3/2/2013)

(Rizka Diputra)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya