JAKARTA - Ketua Umum Partai Golkar, Aburizal Bakrie, enggan menaggapi pernyataan Presiden SBY soal lumpur Lapindo. Dia yakin, peryataan itu bukanlah serangan politik.
"Enggak usah ditanggapi kan sudah ditanggapi Pak Lalu Mara. Positif saja lah, bukan soal politik," kata pria yang akrab disapa Ical itu saat ditemui di Gedung DPR, Jakarta, Senin (18/1/2013).
Seperti diketahui, dalam rapat kabinet di Istana, SBY mengaku menerima laporan bahwa PT Lapindo belum menyelesaikan kewajiban membayar ganti rugi korban lumpur senilai Rp800 miliar. SBY meminta PT Lapindo menepati janjinya untuk membayar ganti rugi.
PT Lapindo Brantas merupakan perusahaan Grup Bakrie. Ical juga enggan menanggapi, apakah lumpur Lapindo akan mengancam elektabilitasnya untuk maju sebagai calon presiden atau tidak.
"Kita lihat saja nanti. Jangan suka menduga yang buruk," terangnya.
(Tri Kurniawan)