Kini, hartanya menjadi USD198,6 miliar.
Hal ini karena saham Tesla Inc jatuh untuk hari keempat berturut-turut ke level terendah sejak September tahun lalu di tengah penurunan luas pasar saham seluruh dunia.
Melansir Bloomberg, Jumat (25/2/2022), walau demikian CEO Tesla yang berusia 50 tahun itu tetap menjadi orang terkaya di dunia menurut Bloomberg Billionaires Index.
BACA JUGA: Ancaman Terbesar Peradaban Manusia Versi Elon Musk
Sehingga total kekayaan Musk turun USD71,7 miliar atau setara Rp1.025 triliun sepanjang tahun ini.
Kemudian, ada lebih dari tiga orang terkaya berikutnya digabungkan, karena pasar bergulat dengan ketegangan geopolitik di sekitar Ukraina dan bank sentral yang lebih hawkish.
BACA JUGA: Elon Musk Gelar Lomba Rp1,4 Triliun
Tercatat pada 4 November 2021, kekayaan Musk mencapai USD340,4 miliar.
Beberapa hari kemudian, dia bertanya kepada pengikut Twitter-nya apakah dia harus menjual sebagian sahamnya, memicu penurunan tajam dalam saham perusahaan yang menghapus USD35 miliar dari kekayaan bersihnya dalam sehari dengan jumlah hampir belum pernah terjadi sebelumnya.
ia akhirnya menyelesaikan serangkaian penjualan saham senilai lebih dari USD16 miliar dan juga menyumbangkan USD5,7 miliar saham untuk amal.
Pendiri Amazon.com Inc Jeff Bezos adalah satu-satunya orang yang kekayaannya pernah melampaui angka USD200 miliar, pertama kali mencapai tonggak sejarah itu pada bulan April.
Kekayaannya berfluktuasi di sekitar level itu untuk sebagian besar tahun lalu sebelum turun di bawahnya untuk selamanya pada bulan Desember.