Dituding Bambang Soesatyo, Politisi Demokrat Geram

Fiddy Anggriawan , Jurnalis
Rabu 03 April 2013 16:15 WIB
Share :

JAKARTA - Rapat Tim Pengawas (Timwas) Century dengan penyidik Mabes Polri dan Kejaksaan Agung berjalan alot dan panas. Dua anggota Timwas terlibat adu mulut dengan mengeluarkan pernyataan-pernyataan panas.

Mereka adalah Achsanul Qosasih dari Partai Demokrat dan Bambang Soesatyo dari Partai Golkar.

Achsanul terlihat geram saat Bambang Soesatyo menuding dirinya sangat lega saat tim penyidik Mabes Polri tak bisa melakukan penyelidikan terkait akuisisi yang dilakukan PT Ancora Land terhadap PT Graha Nusa Utama (GNU) yang diduga menerima aliran dana Bank Century.

"Kita harus hargai apa yang dikatakan penyidik kepolisian dan kejaksaan. Saya melihat Pak Achsanul bernapas lega saat tim penyidik memberikan laporannya," kata Bambang saat Rapat Timwas Century di gedung DPR, Jakarta, Rabu (3/4/2013).

Mendengar tudingan tersebut, ketua DPP Partai Demokrat itu terlihat tidak terima dan meminta Bambang menarik kembali ucapan tersebut.

"Sebentar, saya minta diklarifikasi dulu. Tidak ada urusan pribadi saya di sini, apa urusannya. Saya tidak membela pihak tertentu di sini. Dia menyebut saya lega apa urusannya, Anda hargai saya," tegas Achsanul.

Tak tinggal diam, Bambang pun kembali menanggapi, dengan menyatakan tidak ada keinginan menuduh, seperti yang dikatakan Achsanul. "Saya tidak menuduh, kecuali Anda merasa tertuduh. Jangan-jangan Pak Achsanul pengacara PT GNU," timpal Bambang, dikuti gelak tawa peserta rapat.

Mendengar celoteh tersebut, Achsanul pun semakin marah. Bahkan, dia meminta Bambang segera menarik ucapannya. "Saya minta Anda tarik ucapan Anda, biar clear," minta Achsanul.

Tapi, Wakil Bendahara Umum Partai Golkar ini ogah menarik perkataanya. "Apanya yang harus ditarik? Ini giliran saya bertanya, saya fokus terhadap motif," ujar Bambang.

Achsanul pun tampak lelah, meladeni Bambang. Akhirnya Achsanul pun mengalah dan memberikan kesempatan kepada Bambang untuk bertanya kepada tim penyidik Mabes Polri dan kejaksaan.

(Tri Kurniawan)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya