PEKANBARU - Bentrokan berdarah antara warga dengan pihak PT Duta Palma di Riau bertambah menjadi tiga orang.
Setelah hari ini ditemukan seorang korban lagi yakni Zakaria (40) dari pihak warga, dimana sebelumnya dua orang ditemukan tewas dari pihak PT Duta Palma.
"Hari ini ada seorang lagi ditemukan meninggal tidak jauh dari lokasi," kata Kabid Humas Polda Riau AKBP, Hermansyah kepada Okezone Minggu (7/4/2013) di Pekanbaru.
Jenazah korban baru bisa dievakuasi hari ini dikarenakan peristiwa bentrokan yang terjadi kemarin 6 April 2013 lalu keadaan masih mencekam. Zakaria rencananya akan dibawa ke Kabupaten Inhu untuk dikebumikan.
"Namun kita pastikan hari ini di lokasi sudah kondusif. Dan personil masih kita siagakan disana," tukasnya.
Menurut dia, peristiwa bentrokan ini terjadi akibat persengketaan lahan akibat tapal batas antara kebun warga dengan pihak perusahaan.
Masyarakat mengkalim bahwa tanah yang disengketakan milik warga Kabupaten Inhu. Sedangkan menurut pihak perusahaan tanah itu area perusahaan yang masih Kabupaten Inhil. "Ini sudah kasus lama yang memang belum selesai," kata Hermansyah yang juga sebelumnya menjabat sebagai Kapolres Inhu.
Saat ini, kata dia, polisi sudah mengantongi identitas pelaku pembunuhan. Bentrokan antara kedua kelompok ini pecah di Desa Pancur Kecamatan Kritang Kabupaten Inhu Riau kemarin.
(Catur Nugroho Saputra)