PEKANBARU - Randi (4), bocah berusia empat warga Desa Pinggir, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis, Riau, diduga terkena peluru nyasar yang ditembakkan petugas Polsek Mandau. Saat itu, Randi dan ayahnya sedang menyadap (menderes) getah karet.
Di saat bersamaan, polisi dan sekuriti perkebunan PT Adei sedang memburu pencuri. Peluru yang diletuskan ke arah pencuri malah menyasar ke Randi hingga korban terkapar.
Peluru mengenai punggung hingga tembus ke ketiak. Randi sempat dibawa ke klinik PT Adei untuk mendapat pertolongan pertama, namun pada Minggu malam dia dirujuk ke RS Bhayangkara, Pekanbaru, Riau.
Ade Milda, dokter RS Bhayangkara yang merawat Randi, Senin (15/4/2013), menuturkan, kondisi Randi semakin membaik. Luka tembakan sudah tertangani dengan baik. Hanya saja, Randi masih mengalami trauma karena kejadian tersebut.
Sampai saat ini ini belum diketahui nama polisi yang meletuskan tembakan tersebut.
(Dian AF)