JAKARTA - Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie menempati urutan pertama tokoh partai yang pantas menjadi calon presiden (capres), berdasarkan hasil survei yang dirilis Lembaga Survei Nasional (LSN).
Menurut Peneliti Utama LSN Dipa Pradipta, Ical, sapaan Aburizal, bisa berada di posisi pertama dikarenakan dengan gencarnya dia melakukan sosialisasi melalui media untuk menarik simpati kalangan pemilih pemula atau remaja.
"Pemilih pemula melalui iklan-iklan Ical sebagai tokoh yang sudah kaya sehingga tidak larut dalam berbagai kebijakan yang koruptif," kata Dipa, saat merilis hasil Survei LSN bertema "Kecenderungan Voting Behavior Pemilih Pemula" di Hotel Atlet Century, Jalan Pintu I Senayan, Jakarta Selatan, Minggu (5/5/2013).
Sementara itu, Direktur Eksekutif LSN Umar Bakrie menjelaskan, alasan sosok Ical dipilih oleh pemilih pemula memang dikarenakan iklannya yang bertebaran di televisi.
"Pengemasan iklan Ical sangat disukai oleh para pemilih pemula," jelasnya.
Dikatakannya, bisa saja peringkat Ical turun kalau para capres juga genjar beriklan di media. "Mungkin saja bisa berubah hasil survei ini jika capres lain juga genjar beriklan," tuturnya.
Berikut hasil lengkap survei LSN berturut-turut setelah Ical:
2. Ketua Umum Hanura Wiranto 16,4 persen
3. Megawati Soekarnoputri 13,9 persen
4. Prabowo Subianto 12,5 persen
5. Hatta Rajasa dan Surya Paloh 5,3 persen
6. Yusril Ihza Mahendra 5,1 persen
7. Sutiyoso 3,6 persen
8. Marzuki Alie 3,3 persen
9. Anis Matta 2,1 persen
10. Muhaimin Iskandar 1,9 persen
11. Suryadharma Ali 1,2 persen.
Survei ini menggunakan sampel purposive random sampling kepada pemilih pemula di 33 provinsi dengan margin of eror sebesar 2,8 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen.
(Lamtiur Kristin Natalia Malau)