DELISERDANG - Tiga orang terdiri, ayah, ibu dan anak, ditemukan tewas bersimbah darah di rumahnya di Kabupaten Deliserdang, Sumatera Utara. Diduga, mereka dibantai oleh kawanan perampok.
Data yang dihimpun, tiga korban tewas tersebut merupakan pasangan suami istri dan anaknya yakni, Amal Ginting (45), Ani (42) dan Esiyah (7), warga Desa Suka Mulya, Kecamatan, Namorambe. Jasad ketiganya ditemukan warga sekira pukul 07.00 WIB.
"Pertama kali ditemukan itu Amal Ginting di depan rumahnya sudah tidak bernyawa dan bersimbah darah," seorang warga kata E Sembiring (35) Minggu, (12/5/2013).
Sembiring mengaku sempat mendengar keributan dari rumah korban pada pukul 03.00 WIB. Namun, kondisi lingkungan sunyi dan jarak antar rumah warga berjauhan, membuat dia memilih tetap berada di dalam rumah.
Amal mengalami luka gorok di bagian leher, sementara Ani (istri Amal) ditemukan tewas di depan pintu kamar mandi dengan bersimbah darah sedangkan jasad Esiyah di ruang tamu.
"Ketiganya ditemukan dalam kondisi mengenaskan, memang pelakunya biadab dan tidak berperikemanusiaan," ucapnya.
Tetangga korban P Tarigan (29), menambahkan, mereka tewas setelah disatroni perampok. Sebab, menurut informasi anggota polisi sejumlah barang berharga berupa emas hilang, dan isi rumah berserakan.
"Korban dikenal baik dan tidak ada musuh, mungkin pelaku perampokan orang luar," ujar Tarigan.
Berdasarkan pantauan, polisi yang tiba di lokasi melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dengan terlebih dahulu memasang garis pilisi. Di sekitar korban ditemukan barang bukti senjata tajam jenis arit.
Peristiwa itu menjadi tontonan warga sekitar dan pengguna lalu lintas hingga membuat jalan penghubung Medan-Deliserdang menuju Brastagi, macet.
Hingga saat ini pihak Kepolisian belum bersedia memberikan keterangan. "Kami masih olah TKP, dan lidik, nanti aja, Kapolres mau kemari," kata Kapolsek Namorambe, AKP SH Karo-Karo.