JAKARTA- Menteri Pembangunan Daerah Tertinggal (PDT) optimistis, 69 daerah di Indonesia akan keluar dari ketertinggalan.
“Tinggal 69 daerah yang masih belum dientaskan. Pengentasan daerah tertinggal akan selesai tahun ini," kata Helmy di Jakarta, Sabtu (18/5/2013).
Helmy mengatakan, persoalan yang terjadi saat ini, adalah penggunaan anggaran yang tidak tepat. Dia mengungkapkan, alokasi anggaran untuk membangun sebuah daerah, justru lebih fokus digunakan untuk pembangunan infrastruktur pemerintah. "Misalnya satu daerah ketika dimekarkan, justru anggaran digunakan untuk pembangunan kantor-kantor pemda, harusnya uangnya bisa untuk membangun daerah, tapi justru dipakai untuk membangun infrastruktur pemerintah," jelas Helmy.
Helmy menerangkan, ada beberapa indikator sebuah daerah dikatakan sudah maju Indikator pertama dan yang sangat krusial adalah penguatan kemampuan keuangan daerah. Kedua adalah daerah-daerah yang mampu menekan angka kemiskinan secara signifikan. Ketiga, daerah-daerah yang meningkatkan angka Indeks Pembangunan Manusia secara signifikan atau melampaui rata-rata IPM daerah tertinggal.
(Stefanus Yugo Hindarto)