JAKARTA - Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Menakertrans) Muhaimin Iskandar tadinya akan memimpin langsung evakuasi pencarian korban longsor di PT Freeport, Papua. Namun, niatan itu batal karena cuaca buruk di sekitar lokasi.
"Sebetulnya hari ini saya mau berangkat ke PT Freeport untuk ikut memimpin evakuasi. Tapi karena cuaca, iklim dan suasana duka mendalam semua kegiatan industri PT Freeport dihentikan. Karena itu dukungan doa dulu," kata Cak Imin ketika ditemui saat peresmian Rumah Yatim Piatu di Jalan Dakota, Kemayoran, Jakarta Pusat, Minggu (19/5/2013).
Saat ini kata Cak Imin yang terpenting adalah menyelamatkan 22 pekerja yang masih terjebak di dalam longsor. Pemerintah sambung Cak Imin, juga siap memberi bantuan.
"Kita juga akan pantau dan akan segera selamatkan 22 tenaga kerja ini. Saya baru saja mengunjungi korban di Rumah Sakit Bintaro, saya tengok ada satu yang parah, lima dalam pemulihan kemudian korban enam yang meninggal dan 22 masih terjebak. Jadi kita akan terus memberikan bantuan dan saya sudah minta kepada PT Freeport, mereka harus mendapatkan ekstra perhatian dan harus dipasang tenaga-tenaga ahli sekaliber dunia yang bisa memberi pertolongan," bebernya.
Dia juga berjanji, pemerintah akan menginvestigasi penyebab longsor tersebut. Sehingga di kemudian hari, tidak ada lagi peristiwa serupa.
"Yang paling penting evakuasi dulu untuk mengeluarkan. Baru kemudian ditangani di Rumah Sakit. Dan ini musibah yang harus kita investigasi sehigga tidak ada kelalaian lagi," tegasnya.
(Ahmad Dani)