Pengumuman Anggota DPR Bolos Dipolitisasi

Misbahol Munir, Jurnalis
Minggu 19 Mei 2013 08:11 WIB
Ilustrasi (Foto: Dok. Okezone)
Share :

JAKARTA - Pengumuman daftar anggota parlemen yang sering tak hadir dalam sidang paripurna diduga hanya untuk menjatuhkan lawan politiknya. Pasalnya, pengumuman anggota DPR pembolos oleh Badan Kehormatan (BK) DPR lebih banyak muatan politiknya dibandingan untuk mengevaluasi kinerja anggota dewan.  
 
“Oh, jelas politisasi. Tapi biarkan saja,” ungkap Sekretaris Jendral Partai Persatuan Pembangunan (PPP), M. Romahurmuziy kepada Okezone, Minggu (19/5/2013).
 
Ketua Komisi IV DPR itu, juga yakin bila BK DPR sudah mengetahui tentang alasan para anggota yang jarang masuk dalam sidang parpiurna. “Alasan ketidakhadiran juga BK tahu kok. Kalau BK enggak publikasikan, kan tidak ada perlu ada penjelasan. Jadi, biarkan saja, nanti juga kan waktu yang menjawab,” jelas dia.
 
Namun, anggota Fraksi Golkar, Rully Chairul Azwar sepakat bila anggota legislatif tak boleh bolos dengan seenaknya saja dan tanpa alasan.
 
“Anggota DPR tidak boleh bolos karena alasan apapun, kalau memang berhalangan bisa minta ijin, sudah diatur dalam tatib DPR bagaimana prosedurnya,” kata dia.
 
“Kalau saya berpikiran positif, bahwa media masa bermaksud positif membuat anggota DPR menyadari untuk tidak seenaknya mangkir dari tugasnya,” pungkasnya.

(Misbahol Munir)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya