JAKARTA - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mengakui ada dampak negatif dari kasus suap impor daging Sapi yang menyeret mantan Presiden PKS Luthfi Hasan Ishaaq sebagai tersangka.
"Penurunan pasti ada karena negatif. Berita sekarang masukan buat kami untuk meningkatkan kinerja kami," kata juru bicara PKS Mardani Ali Sera di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (21/5/2013).
Selain Luthfi, aliran dana dari kasus itu disinyalir juga diterima oleh sejumlah petinggi partai yang selalu menyuarakan aspirasi kaum muslim tersebut.
Bahkan beberapa petinggi PKS pernah diperiksa sebagai saksi oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Mereka adalah Presiden PKS Anis Matta, Ketua Majelis Syuro PKS Hilmi Aminuddin, serta Bendahara Umum Mahfudz Abdurahman.
Terkait hal tersebut, Mardani hanya mengatakan bahwa pihaknya akan tetap menunggu sampai proses hukum berjalan, untuk membuktikan dugaan keterlibata beberapa petinggi partainya tersebut.
"Kami sederhana, buktikan saja di pengadilan. Hukum yang salah. Ini kami anggap ujian untuk menumbuhkan basis kami sebagai partai dakwah," terangnya.
(Catur Nugroho Saputra)