JAKARTA - Luthfi Hasan Ishaaq selama menjadi presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) sering menitip pesan ke Menteri Pertanian, Suswono, melalui sekretarisnya, Baran Wirawan. Menurut Baran, pesan itu dititipkan setelah dia bertamu ke ruang kerja Luthfi di kantor DPP PKS, Jalan TB Simatupang, Jakarta Selatan.
"Saya kenal beliau (Luthfi Hasan) ini sebagai kolega Pak Menteri. Kadang-kadang kalau telepon menteri tak nyambung, dia menghubungi saya. Ketemu di kantor PKS lebih dari 10 kali," kata Baran dalam kesaksiannya di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta, Rabu (22/5/2013).
Namun, Baran berdalih pesan yang dititipkan Luthfi ini agar Suswono lebih peka terhadap krisis daging yang sedang terjadi. "Kata Pak Luthfi, Pak Menteri diminta lebih peka terhadap problem yang dihadapi masyarakat, mengenai harga daging tinggi dan adanya daging celeng," ungkap Baran.
Menurut Baran, Menteri Suswono merespons pesan Luthfi. "Baiklah," kata Baran mengutip jawaban Suswono.
Kasus impor daging sapi telah menjadikan Luthfi Hasan Ishaaq, dan koleganya, Ahmad Fathanah, sebagai tersangka penerima uang Rp1 miliar dari PT Indoguna Utama serta kasus pencucian uang.
(Tri Kurniawan)