2 Pekerja Freeport Lolos dari Maut karena Telat Datang Pelatihan

Catur Nugroho Saputra, Jurnalis
Rabu 22 Mei 2013 12:33 WIB
Evakuasi korban reruntuhan terowongan Freeport (Dok: Humas PTFI)
Share :

JAKARTA - Evakuasi terhadap seluruh korban reruntuhan terowongan fasilitas pelatihan Big Gossan, Timika, Papua, selesai. Sebanyak 28 orang tewas, 10 luka, dan dua selamat, sehingga total peserta pelatihan sebanyak 40 orang.

Menteri ESDM, Jero Wecik, menuturkan, dua orang tersebut lolos dari maut karena terlambat datang saat pelatihan. Pelatihan berlangsung sejak Senin, 13 Mei 2013. Namun, terowongan runtuh pada keesokan harinya.

“Tanggal 14 Mei di pagi hari pukul 07.45 WIT, 38 siswa sudah masuk ruangan namun dua terlambat dan terjadilah runtuh,” jelas Jero di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta Pusat, Rabu (22/5/2013).

Ditambahkannya, saat terowongan runtuh, ada 10 orang yang masih berada di pinggir sehingga bisa menyelamatkan diri dan diselamatkan.

“Lima orang luka ringan, sedangkan lima lainnya luka berat. Sisanya, 28 orang di dalam terkurung longsor,” sebutnya.

Sebanyak 23 dari 38 pekerja yang tertimbun di reruntuhan berasal dari Papua.

(Dian AF)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya