PKS Diminta Tarik Menterinya dari KIB II

Tegar Arief Fadly, Jurnalis
Kamis 23 Mei 2013 09:45 WIB
Ilustrasi (Foto: okezone)
Share :

JAKARTA - Partai Demokrat mempersilahkan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) untuk segera menarik kadernya yang menjabat sebagai menteri di Kabinet Indonesia Bersatu jilid II jika memang berniat untuk keluar dari Sekretariat Gabungan (Setgab) Koalisi.

Wakil Ketua Umum Partai Demokrat, Nurhayati Ali Assegaf menuturkan jika kinerja pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) tidak akan terganggu dengan keluarnya PKS dari Setgab Koalisi.

"Pemerintahan enggak akan terganggu kalau PKS keluar. Kalau memang mau mundur ya ambil, tarik saja menterinya. Kalau ada yang merasa tidak nyaman, kalau terus keluar saya pikir Pak SBY juga masih punya orang-orang terbaik," kata dia di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (23/5/2013).

Menurut Nurhayati, jika memang PKS merasa ada masalah seharusnya hal itu dibicarakan di tingkat Setgab, bukan malah melontarkan pernyataan yang kontroversial ke publik.

"Kita selalu ada apa-apa kan ada Setgab, dibicarakan di Setgab. Kalau ada yang enggak nyaman bicarakan di Setgab. Kalau kita sih enggak masalah, ada atau tidak mereka," sambungnya.

PKS bukan kali ini saja mengancam akan keluar dari koalisi. Sebelumnya, partai berbasis Islam itu juga sering berseberangan dengan Setgab Koalisi yang dipelopori oleh Partai Demokrat.

"Masyarakat juga sudah tahu. Bagi saya tidak elok kalau saya bicara artinya menjelekan atau apa. Biar masyarakat yang menilai, seberapa besar partai koalisi berkontribusi," tegas Nurhayati.

(Carolina Christina)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya