JAKARTA - Partai Amanat Nasional (PAN) membantah bahwa ada dua orang kadernya yang terlibat perkelahian hanya gara-gara perebutan nomor urut dalam pencalegan. Mereka adalah Wakil Sekretaris DPD PAN Kabupaten Muna, Amiluddin Kunsi (35) dan Sekretaris DPD PAN Muna Ilhas Muhammad.
"Tidak ada perkelahian adu fisik, sudah saya konfirmasi dengan Bapilu Sultra. Berdebat dengan Ikhsan, almarhum ke depan kantor sekretariat tahu-tahu jatuh. Banyak saksinya, terus dibawa ke rumah sakit," kata Ketua Bapilu DPP PAN Viva Yoga Mauladi di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (23/5/2013).
Dijelaskan Viva, korban sebelumnya memang telah mengidap penyakit jantung. Akibat terjatuh usai berkelahi, korban mengalami luka di bagian mulut. "PAN tidak mungkin begitu, tidak ada budaya premanisme sampai ada perkelahian adu jotos, budaya PAN proses dialog dan komunikasi. Tidak ada perebutan DCS," sambungnya.
Sebelumnya, Wakil Sekretaris DPD PAN Kabupaten Muna, Amiluddin Kunsi (35), tewas setelah berkelahi dengan Sekretaris DPD PAN Muna, Ilhas Muhammad. Peristiwa tersebut terjadi sekira pukul 12.00 Wita di depan Kantor PAN Muna, di Jalan Sangke Palangga, Raha, Sulawesi Tenggara, Rabu 22 Mei.
Korban sempat dilarikan ke UGD RSUD Raha untuk mendapatkan pertolongan, namun nyawa Amiluddin tak bisa diselamatkan.
(Rizka Diputra)