Sering Browsing Situs Dewasa, ABG Ini Cabuli Bocah

Dina Prihatini, Jurnalis
Kamis 23 Mei 2013 23:09 WIB
Ilustrasi pencabulan
Share :

PONTIANAK- HB, seorang ABG berusia 12 tahun, harus berurusan dengan polisi karena diduga me-rudapaksa bocah berusia lima tahun.

Dia ditangkap petugas Polresta Pontianak setelah orangtua, sebut saja Bunga, mengadukan ke polisi. Dalam laporannya, Bunga diduga dirudapaksa oleh HB di salah satu Puskemas di Kubu Raya.

Awalnya, HB terus mengajak Bunga untuk bermain di belakang salah satu Puskemas di Kubu Raya. Entah kenapa, tiba-tiba timbul niat jahat tersebut kepada Bunga.

Usai menyetubuhi, HB menyuruh Bunga pulang dan diminta tidak menceritakan kejadian tersebut kepada orang lain atau orangtua korban. Karena merasa sakit di kemaluannya, Bunga akhirnya menceritakan kepada orangtuanya.

Mendengar hal itu, orangtua Bunga langsung berang dan melaporkan perbuatan Hb ke Kepolisian agar diproses sesuai hukum yang berlaku.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Pontianak, Kompol Puji Prayetno, mengatakan, HB telah mengakui perbuatan cabul tersebut.

"HB memang mengakui melakukan pencabulan itu terhadap Bunga. Yang sebelumnya mereka sedang bermain bersama dan mereka melakukannya di belakang Puskesmas di Kubu Raya, kebetulan dekat rumah mereka," kata Puji.

Pelaku diketahui kerap membuka situs dewasa saat ditinggal oleh sang ibu. Puji mengaku, polisi tidak akan melakukan penahanan terhadap HB karena masih di bawah umur, namun proses hukum tetap berjalan.

"Kami sudah melakukan pemeriksaan terhadap kedua orangtua korban maupun pelaku. Tidak hanya itu, pihak kepolisian tidak bisa menahan pelaku, seuai undang-undang perlidungan anak," ungkap Puji.

"Ini butuh pengawasan ketat oleh pihak keluarga, agar mereka tak melakukan hal yang melanggar hukum, baik kejahatan curas, curan, curanmor, narkoban serta cabul dan beberapa kejahatan lain. Itu yang sangat penting," pungkasnya.

(Kemas Irawan Nurrachman)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya