Rizal Ramli Usul Parpol Dibiayai oleh Negara

Arief Setyadi , Jurnalis
Minggu 26 Mei 2013 13:19 WIB
Ilustrasi (Okezone)
Share :

JAKARTA - Didapuk sebagai sebagai Calon Presiden (Capres)  paling reformis berdasarkan hasil survei kajian analisis Lembaga Pemilih Indonesia (LPI), Rizal Ramli mengusulkan agar partai politik peserta pemilu ke depan dibiayai oleh negara.

Menurut dia, usul tersebut telah dikoordinasikannya bersama dengan Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR), Taufiq Kiemas.

"Kita sudah ketemu dengan Taufiq Kiemas. Kami sarankan, bagaimana jika parpol dibiayai oleh negara, seperti di Jerman dan Prancis," katanya dalam acara 'Bedah Capres 2014, Siapa Reformis, Siapa Tidak?', di Cikini, Jakarta Pusat, Minggu (26/5/2013).

Menurut dia, pendanaan sebuah parpol diperkirakan hanya mencapai sebesar Rp5 triliun. Sedangkan dampak yang dihasilkan dari pendanaan oleh negara ini bisa meminimalisir terjadinya perilaku korupsi para politikus.

"Agar parpol tugasnya hanya mencari kader bukan mencari dana. Jangan seperti sekarang untuk mencari anggota DPR harus punya uang Rp3 miliar, kader anak muda yang cerdas kan malah jadi sulit untuk menjadi anggota DPR," kata Rizal.

Mantan Menko Perekonomian di era Presiden Gus Dur ini menembahkan, jika pendanaan diberikan oleh pemerintah, tentunya perubahan akan berjalan ke arah yang lebih baik, karena itulah yang dinginkan rakyat.

"Ini yang harus kita rubah. Bagusnya, pimpinan MPR setuju dengan usul kami dan mendukung. Mudah-mudahan bisa terlaksana," pungkasnya.

(Rizka Diputra)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya