SIGI - Sekira pukul 13.00 Wita, sirine ambulans memecah suasana duka di Desa Sidera Kecamatan Siti Biromuru, Kabupeten Sigi, Sulawesi Tengah. Jenazan Hajri (15) lalu diturunkan dari ambulans dan dibawa ke rumah duka.
Kedatangan jenazah pelajar kelas VII SMP Negeri 5 Sigi itu disambut histeris keluarga dan kerabat. Mereka seakan tidak percaya kalau jenazah itu adalah Hajri.
Hajri tewas dalam bentrokan antara warga desanya dengan warga Dusun Boyabunga, Desa Watunonju, sekira pukul 03.00 WIB. Jenazahnya ditemukan di sawah dengan kondisi luka bacok di sekujur tubuh.
Meski sudah ada korban jiwa, bentrok susulan siang tadi kembali terjadi di area persawahan. Beruntung tidak berlangsung lama.
Belum diketahui secara pasti pemicu bentrokan antarwarga tersebut, namun berdasarkan informasi yang diterima, aksi saling serang terjadi karena warga masing-masing kubu mendapat isu akan ada penyerangan dari kubu lainnya.
Untuk mencegah bentrok, tiga truk berisi personel Brimob Polda Sulawesi Tengah, Sabhara Polres Donggala, dan anggota TNI dari Kodim 1306 Donggala diturunkan ke lokasi.
(Risna Nur Rahayu)