JAKARTA - Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat Agung Laksono menegur Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo karena menolak skenario Bantuan Langsung Sementara Masyarakat (BLSM) sebagai kompensasi kenaikan harga BBM.
Teguran disampaikan Agung Laksono kala Jokowi berada di Istana Negara, dalam rangka penyampaian hasil High Level Panel oleh Presiden SBY. Agung Laksono bersama Menteri Perumahan Rakyat, Djan Faridz bertemu dengan Jokowi. Agung pun menanyakan alasan Jokowi menolak BLSM. "Kenapa menolak BLSM?" tanya Agung kepada Jokowi.
Lantas, Jokowi pun menjelaskan, bahwa dia bukan bermaksud untuk menolak BLSM, melainkan agar program itu didapat diganti dengan usaha yang lebih produktif.
"Bukan menolak Pak. Akan lebih baik digunakan untuk usaha produktif. Bukan menolak, bukan menolak," kata Jokowi kepada Agung.
Mendengar penjelasan dari Jokowi, Agung pun lega dan dapat memahami jawaban Jokowi tersebut. "Oke dik, terima kasih ya," singkatnya.
Sebelumnya, Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi juga menyampaikan lontaran serupa. Dia meminta Jokowi menghormati keputusan yang sudah dibuat pemerintah.
"Saya berharap kepada semua kepala daerah, ini kebijakan nasional yang sudah dilakukan kajian berbulan-bulan. Dari berbagai aspek dan sudah diputuskan kepala daerah sebagai bagian dari sistem nasional, saya berharap semuanya loyal," tegas Gamawan di Hotel Grand Sahid Jaya.
(Muhammad Saifullah )