Berkabung, Jurnalis Bali Tanggalkan Kartu Pers di Polda

Rohmat, Jurnalis
Rabu 19 Juni 2013 12:23 WIB
Para wartawan unjuk rasa di Mapolda Bali (Foto: Rohmat/Okezone)
Share :

DENPASAR - Sebagai bentuk keprihatinan atas kekerasan aparat kepolisian terhadap wartawan di sejumlah daerah, puluhan wartawan menggelar aksi solidaritas dengan menanggalkan kartu pers dan tabur bunga di depan Mapolda Bali.

Puluhan wartawan tergabung dalam Solidaritas Jurnalis Bali (SJB) menggelar aksi di depan Mapolda Bali di Jalan WR Supratman, Denpasar, Rabu (19/6/2013).

Penembakan terhadap wartawan Trans7 di Jambi, Nugroho Anton, dan wartawan Mata Publik di Ternate, Maluku Utara, Robby Kaleri, menjadi bukti watak represif Polri belum hilang.

”Kami bukan sasaran tembak Anda. Kasus penembakan terhadap jurnalis dan aksi kekerasan aparat lainnya harus diusut tuntas,” ujar seorang wartawan, Wawan Nike, saat berorasi.

Hal senada disampaikan Nyoman Wiryadinata yang mengingatkan aparat agar menghentikan kekerasan terhadap pers dengan dalih apa pun.

”Polisi harus bekerja profesional. Jangan sampai kejadian serupa terulang di masa mendatang,” tegas jurnalis TransTV itu.

Setelah berorasi, para wartawan menanggalkan kartu pers dan kamera di jalan. Sebelumnya, mereka menabur bunga di atas kartu pers pertanda keprihatinan mendalam dan berkabung terhadap tindakan kekerasan aparat kepolisian.

Setelah membacakan tuntutan, massa menyerahkan surat tuntutan dan diterima Kasi Penum Bidhumas Polda Bali AKBP Sri Harmiti.

(Dian AF)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya