Bola di Tangan SBY, PKS Hanya Bisa Pasrah

Tegar Arief Fadly, Jurnalis
Kamis 20 Juni 2013 14:41 WIB
Share :

JAKARTA - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tetap menolak kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) hingga APBN-P 2013 disetujui DPR. Artinya, sikap PKS berseberangan dengan kebijakan yang dikeluarkan pemerintah itu.

Karena itu, keberadaan PKS dalam Sekretariat Gabungan (Setgab) Koalisi pun terancam. Kini, nasib tiga kader PKS yang duduk di kursi menteri ada di tangan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

"Bola ada di tangan Pak SBY, apakah beliau masih merasa terbantu dengan menteri-menteri PKS atau tidak. Kewenangan ada di beliau," kata Sekretaris Fraksi PKS, Abdul Hakim di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (20/6/2013).

Tiga kader PKS yang menjabat menteri di kabinet SBY adalah Menteri Komunikasi dan Informatika Tifatul Sembiring, Menteri Sosial Salim Segaf al Jufri, dan Menteri Pertanian Suswono.

Kendati demikian, PKS merasa siap jika memang sewaktu-waktu tiga orang kadernya dicopot. Sebab, menurutnya, hal itu adalah sebuah konsekuensi logis dari sikap politik yang ada.

"Ini risiko politik. Karena sesuatu yang lumrah dalam politik. Kami sudah merasa memperjuangkan aspirasi masyarakat," tegas Hakim.

(Tri Kurniawan)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya