Oknum Dewan Nyabu Bareng Model Panas Rusak Citra PKB

Nurul Arifin, Jurnalis
Senin 23 November 2015 09:57 WIB
Ilustrasi
Share :

SURABAYA - Citra Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) sebagai partai Islam tercoreng lantaran ulah oknum anggota DPRD Pasuruan Indra Iskandar.

Pria yang saat ini sudah dipecat tersebut, ditangkap polisi karena kasus narkoba bersama dua perempuan yang merupakan model majalah dewasa, pada Rabu 18 November lalu.

Ketua DPW PKB Jawa Timur Halim Iskandar mengaku, partainya langsung mengambil tindakkan tegas ketika kasus tersebut mencuat.

"Yang bersangkutan sudah dipecat dari keanggotan PKB dan segera disiapkan PAW (Pergantian Antar Waktu) sebagai anggota DPRD Kota Pasuruan," kata Gus Nanang -sapaan Halim Iskandar-, Senin (23/11/2015).

Gus Nanang mengatakan, PKB sudah bekerjasama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) untuk memberantas peredaran narkotika, beberapa waktu lalu.

Kasus Indra ini, lanjutnya, mencoreng nama baik institusi wakil rakyat dan juga merusak nama baik PKB sebagai Partai Islam.

"Keputusan pemecatan ini, inisiatif dari DPW PKB dan DPP sudah sepakat dengan langkah cepat serta legalitas dari DPP akan menyusul," jelasnya.

Belajar dari kasus tersebut, Gus Nanang mengingatkan kepada seluruh anggota Dewan dari PKB dan Kader agar tidak menyentuh barang haram itu. Partai berlambang bola dunia ini tak segan-segan akan memberikan sanksi pemecatan.

"Siapa saja yang terlibat Narkoba akan kita sikat," pungkas pria yang juga Ketua DPRD Jawa Timur ini.

Seperti diberitakan, Indra Iskandar ditangkap oleh petugas Satnarkoba Polrestabes Surabaya di salah satu hotel di Surabaya pada Rabu 18 November sore. Dari penangkapan ini, polisi menyita 1,7 gram sabu dan bong.

Penangkapan Indra merupakan pengembangan setelah polisi menangkap model majalah dewasa SA dan CD pada Rabu pagi. Perempuan ini ditangkap karena kepemilikan ekstasi dan mereka mengaku memperoleh pil tersebut dari Indra.

Sebelum dua belah pihak ini ditangkap, Indra dan dua perempuan seksi itu pesta narkoba bersama. Indra menggunakan narkoba agar kuat melayani dua perempuan tersebut.

(Risna Nur Rahayu)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya