MADRID - Menteri Pariwisata Spanyol Isabel Maria Borrego Cortes mengapresiasi dengan potensi bahari yang ada di Indonesia. Oleh karena itu, negaranya sangat tertantang untuk berinvestasi dan menggarap marine tourism di Tanah Air,
“Kami harap bisa segera membuat MoU Indonesia-Spanyol, kami akan segera tindak lanjuti dengan mengumpulkan semua industry di bidang marine. Ada cruise, yacht, dan konstruksi marina dan port untuk bersandar dan parkir kapal dan perahu wisata tersebut. Kita segera buka opportunity bersama,” ungkapnya, Jumat (4/12/2015).
Dia juga mengucapkan terima kasih, karena para pengusaha yang berinvestasi ke Indonesia aman dan maju. “Kami juga terima kasih, Wonderfull Indonesia juga tampil di Fitur 2016, Feria de Madrid, salah satu pameran pariwisata terbesar di dunia,”sambungnya.
Sementara itu, Menteri Pariwisata, Arief Yahya memberikan ucapan selamat atas capaian Spanyol dalam merebut pasar wisman, hingga 68 juta turis setahun.
Sebuah prestasi yang fantastik dan menjadi salah satu tulang punggung penghasil devisa Spanyol. “Kami datang ke Madrid dan Kementerian Pariwisata Spanyol untuk belajar meraih sukses seperti capaian Spanyol 2014-2015 ini,” kata Arief dalam keterangannya.
Kata dia, pemerintah akan mengirimkan dosen atau mahasiswa dari empat perguruan tinggi pariwisata yang berada di bawah Kemenpar ke Spanyol. Selain itu dia juga menyinggung keinginannya untuk memasuki dunia digital. Menurutnya, Spanyol sudah melangkah ke depan dalam merancang digital marketing, digital based.
“Kami juga sudah menggunakan ICT dan berbasis pada digital. Kalau Spanyol membutuhkan assistance soal program big data dan digital marketing, kami bisa bantu,” ujarnya.
Kementerian Pariwisata kata dia juga akan memfasilitasi berbagai peraturan dan kemudahan berinvestasi di Indonesia, terutama Kawasan Ekonomi Khusus Pariwisata, Kawasan Strategis Pariwisata Nasional, yang berada di atas tanah antara 100-1.000 hektare.
“Tentu, kalau mau investasi, kami akan membantu agar fasilitas pariwisata itu tetap dijaga dan punya profitable yang kuat,” tutupnya.
(Fahmi Firdaus )