YOGYAKARTA – Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Yogyakarta menemukan peripih (kotak batu) yang berjumlah 10 di satu candi perwara atau candi pendamping. Berbagai benda ditemukan di kotak batu tersebut, mulai emas hingga biji-bijian.
Kepala Seksi Perlindungan dan Pemanfaatan BPCB Yogyakarta, Wahyu Astuti mengatakan, dari 224 jumlah candi perwara di Candi Prambanan ditemukan satu yang cukup istimewa karena isinya komplet.
"Perwara nomor 35 terdapat sepuluh peripih, sedangkan perwara lainnya hanya berjumlah satu atau dua," katanya saat ditemui di kantor BPCB Yogyakarta Selasa (8/3/2016).
Isi sepuluh peripih tersebut di antaranya mata uang perak, mata uang emas senilai satu saga, lempeng emas, tembaga, batu berwarna hijau sejenis akik, batu kaca bening, biji-bijian, dan beberapa unsur lainnya yang belum terdeteksi.
Wahyu mengungkapkan, fungsi peripih sebagai roh dari candi untuk pemujaan kepada dewa. "Orang sekitar 1100 tahun lalu memilih benda-benda ini untuk pemujaan," tuturnya.
Saat ini BPCB masih mencoba mendeteksi unsur-unsur benda yang ada di dalam peripih. Sekadar diketahui, candi perwara merupakan candi yang mengelilingi candi utama.
"Kalau interpretasi saya, candi pewara dulu itu kan candi pemberian, misalnya dari adipati mana, dari kerajaan mana sehingga isinya berbeda," ucap Wahyu.
Di Kompleks Candi Prambanan, terdapat 224 candi perwara dan dua di antaranya sudah dipugar tim arkeolog dari Belanda.
(Erha Aprili Ramadhoni)