Instruksi Presiden Jokowi Agar Anggota Kabinet Tak Ikut Kampenye Sudah Benar

Febrianto, Jurnalis
Jum'at 08 September 2017 06:36 WIB
Presiden Joko Widodo
Share :

Instruksi Presiden Jokowi Agar Anggota Kabinet Tak Ikut Kampenye Sudah Benar
JAKARTA - Koodinator Gerakan Indonesia Bersih, Adhie Massardi sangat setuju dengan isntruksi Presiden Joko Widodo melarang anggota kabinet kerjanya turut serta kampenye di daerah ataupun di tingkat nasional nantinya.
"Perintah Presiden Jokowi patut diapresiasi dan sudah benar. Karena tidak etis menteri ikut kampanye partai politik," kata Adhie, kepada Okezone, Jumat (8/9/2017).
Keikutsertaan menteri kabinet kerja dikhawatirkan akan merugikan keuangan negara. "Kalau semua menteri terlibat kampanye, akan menunjukan ketidakkompakan dalam kabinet. Karena kita tahu kabinet diisi dari banyak berbagai partai politik," paparnya.
Presiden Joko Widodo sendiri telah menegaskan kepada anggota kabinet kerja untuk menyelesaikan program kerja prioritas pemerintah dibandingkan ikut berkampanye. 
Melalui Kepala Staf Kepresidenan Teten Masduki, kemarin, mengatakan para anggota Kabinet Kerja untuk tidak melakukan kegiatan kampanye guna meningkatkan elektabilitasnya di Pilpres 2019.
Teten menyampaikan, Jokowi mengeluarkan instruksi pelarangan kabinetnya tutut serta kampanye, karena ingin‎ memastikan seluruh program kerja pemerintah berjalan baik dengan tidak membuat skenario untuk menambahkan program kerja baru di APBN 2018. (feb)

JAKARTA - Koodinator Gerakan Indonesia Bersih, Adhie Massardi sangat setuju dengan instruksi Presiden Joko Widodo melarang anggota kabinet kerjanya turut serta kampenye di daerah ataupun di tingkat nasional nantinya.

"Perintah Presiden Jokowi patut diapresiasi dan sudah benar. Karena tidak etis menteri ikut kampanye partai politik," kata Adhie, kepada Okezone, Jumat (8/9/2017).

Keikutsertaan menteri kabinet kerja dikhawatirkan akan merugikan keuangan negara. "Kalau semua menteri terlibat kampanye, akan menunjukan ketidakkompakan dalam kabinet. Karena kita tahu kabinet diisi dari banyak berbagai partai politik," paparnya.

Presiden Joko Widodo sendiri telah menegaskan kepada anggota kabinet kerja untuk menyelesaikan program kerja prioritas pemerintah dibandingkan ikut berkampanye. 

Melalui Kepala Staf Kepresidenan Teten Masduki, kemarin, mengatakan para anggota Kabinet Kerja untuk tidak melakukan kegiatan kampanye guna meningkatkan elektabilitasnya di Pilpres 2019.

Teten menyampaikan, Jokowi mengeluarkan instruksi pelarangan kabinetnya tutut serta kampanye, karena ingin‎ memastikan seluruh program kerja pemerintah berjalan baik dengan tidak membuat skenario untuk menambahkan program kerja baru di APBN 2018. (feb)

(Amril Amarullah (Okezone))

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya